Sabtu, 28 Mei 2011

MONUMEN NASIONAL

Sejarah Monas

Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.
Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.

Ukuran dan Isi Monas

Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer.
Ukuran Monas
  • Lidah Api

    Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan.
  • Pelataran Puncak

    Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.
  • Pelataran Bawah

    Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.
  • Museum Sejarah Perjuangan Nasional

    Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80x80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.
Selain itu direncanakan untuk ditampilkan bendera pusaka dan naskah proklamasi yang asli di dalam bangunan Monas. Di sini juga ditampilkan rencana pembangunan kota Jakarta.

Taman Monas

Pijat Refleksi di MonasAnda juga dapat menghilangkan rasa jenuh Anda dengan menikmati Taman Monas, yaitu sebuah hutan kota yang dirancang dengan taman yang indah.
Di taman ini Anda dapat bermain bersama kawanan rusa yang sengaja didatangkan dari Istana Bogor untuk meramaikan taman ini. Selain itu Anda juga dapat berolahraga di taman ini bersama teman maupun keluarga.
Taman Monas juga dilengkapi dengan kolam air mancur menari. Pertunjukan air mancur menari ini sangat menarik untuk ditonton pada malam hari. Air mancur akan bergerak dengan liukan yang indah sesuai alunan lagu yang dimainkan. Selain itu ada juga pertunjukkan laser berwarna-warni pada air mancur ini.
Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan, selain berolahraga di Taman Monas, Anda pun dapat melakukan pijat refleksi secara gratis. Di taman ini disediakan batu-batuan yang cukup tajam untuk Anda pijak sambil dipijat refleksi. Di taman ini juga disediakan beberapa lapangan futsal dan basket yang bisa digunakan siapapun.
Jika Anda lelah berjalan kaki di taman seluas 80 hektar ini, Anda dapat menggunakan kereta wisata. Taman ini bebas dikunjungi siapa saja dan terbuka secara gratis untuk umum.

Wisata Monas

Untuk mengunjungi Monas, ada banyak jenis transportasi yang dapat Anda gunakan. Jika Anda pengguna kereta api, Anda dapat menggunakan KRL Jabodetabek jenis express yang berhenti di Stasiun Gambir. Anda pun dapat menggunakan fasilitas transportasi Bus Trans Jakarta. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, tersedia lapangan parkir khusus IRTI, atau Anda dapat memarkir kendaraan Anda di Stasiun Gambir.
Untuk dapat masuk ke bangunan Monas, Anda dapat melalui pintu masuk di sekitar patung Pangeran Diponegoro. Lalu Anda akan melalui lorong bawah tanah untuk masuk ke Monas. Anda pun dapat melalui pintu masuk di pelataran Monas bagian utara. Jam buka Monas adalah jam 9.00 pagi hingga jam 16.00 sore.
Monas dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk berwisata bersama keluarga dan tempat mendidik anak-anak untuk lebih mengenal sejarah Indonesia. Anda pun dapat menikmati udara segar dari rindangnya pepohonan di Monas. Dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan Taman Monas agar tetap indah untuk dinikmati siapapun.

Kantor Pengelola Monumen Nasional

Provinsi DKI Jakarta
Jl. Kebon Sirih No.22 Blok H Lt.IX No.53
Jakarta Pusat
Telp: (021) 382 3041

BABY DAMPER di TAIPE 101

The Damper Baby

Baru beberapa minggu lalu, kebagian tugas conference ke negeri yang katanya paling banyak mengalami Taifun (Taiwan). Kebetulan panitianya bikin paket field trip yang asyik, mengunjungi fasilitas-fasilitas yang berhubungan dengan urban disaster.

Yang lebih asyik lagi, ke Taipei 101!
Gedung tertinggi di dunia ini (500 m) dilengkapi dengan lift tercepat di dunia (37 det sampai ke tingkat 80 sekian). Memang cepetnya gak kerasa, tau-tau udah sampai di atas.

Dari atas kelihatan pemandangan kota Taiwan berikut Keelung River-nya. Oya, Keelung River ini meliputi hampir 50% Taiwan.

But yang paling menarik buatku adalah The Damper Baby.

Damper Baby, adalah sebutan buat damper yang dipasang di lantai atas Taipei 101. Bentuknya berupa bola yang tersusun dari lempengan logam. Beratnya kira-kira 100kg. Damper ini berfungsi sebagai penyeimbang Taipei 101 dari terpaan angin, sehingga orang di dalam gedung tidak merasakan tergoncang.

Memang, Taipei ternyata salah satu kota yang asyik untuk disinggahi. Orang-orangnya ramah, makanannya enak (paling enggak cocok buat lidah indonesia), seafoodnya top! Kemana-mana juga gampang karena sistem transportasi yang memadai.


Taipei 101

The Damper Baby

Taiwan from Taipei 101

Mengintip Kemegahan Burj Dubai


burjdalam Mengintip 
Kemegahan Burj Dubai
Foto: AFP
Dubai -Menara Burj Dubai resmi dibuka untuk umum. Berbagai kemewahan dan kemegahan ditawarkan untuk semua pengunjung bangunan tertinggi di dunia ini. Mulai dari perkantoran, apartemen sampai butik dan hotel mewah.
Dari situs resminya, Senin (4/1/2010) disebutkan Burj Dubai tinggi menjulang lebih dari 800 meter dan memiliki lebih dari 160 lantai. Burj Dubai memecahkan sejumlah rekor mulai dari gedung tertinggi di dunia, jumlah lantai paling banyak, lift terjauh dan tercepat (64 km/jam), dan menara pandang tertinggi.
Bagi mereka yang berduit, ada segudang kemewahan yang ditawarkan. Burj Dubai menyediakan 900 apartemen dari lantai 19 sampai 108. Apartemen ini terdiri mulai dari yang mungil bertipe studio, sampai apartemen satu, dua, tiga dan 4 lantai.
Para penghuni apartemen akan dimanjakan dengan tempat fitness, kolam renang, jacuzzi, dan ruang rekreasi yang semuanya mewah. Masih ada lagi supermarket, ruangan untuk para penikmat tembakau, perpustakaan dan tentu saja vallet parking untuk 3.000 kendaraan.
Sementara masih ada lagi klub kesehatan empat lantai yang juga terbuka untuk umum. Isinya ada gymnasium khusus perempuan, spa, dan kolam renang. Burj Dubai juga punya taman 11 hektar yang indah dengan 6 tempat air mancur, dua lapangan tenis, dan taman bermain anak-anak.
Untuk mereka yang singgah untuk berlibur, ada hotel milik Giorgio Armani. Hotel Armani memiliki 160 kamar di lantai 5 sampai 8, termasuk suite di lantai 38 dan 39. Hotel Armani dilengkapi butik yang memajang karya sang perancang, restoran mewah, galeri lukisan dan toko coklat. Selain itu masih ada pula 144 unit apartemen yang didesain langsung oleh sang perancang. Sangat mewah.
Jika datang untuk bekerja, Burj Dubai juga memiliki perkantoran yang mewah. Ada 37 lantai untuk perkantoran mulai dari lantai 123 ke atas. Perkantoran ini memiliki lift dari lantai dasar langsung menuju lobi khusus di lantai 123. Perkantoran ini menjanjikan koneksi internet 10 gigabit perdetik, sinyal ponsel tak terputus di lift super cepat dan petugas keamanan top.
Nah, untuk mereka yang berkantung pas-pasan, masih ada kesempatan mencicipi kemewahan Burj Dubai. Gedung ini menyediakan ruang pandang di lantai 124. Ruang pandang ini buka setiap hari dari pukul 10.00 sampai pukul 22.00. Ruang pandang Burj Dubai ini menjanjikan pemandangan ke seluruh Dubai dan kawasan teluk sejauh 50 mil saat hari cerah. Naik ke ruang pandang ini tidak gratis, namun info harga tiketnya belum disediakan dalam situs resminya.
(fay/nrl)

SPD SMART GLASS

SPD SmartGlass
Di daerah kontrol cahaya, ada tiga teknologi utama: Peralatan kristal cair polimer (PDLC), perangkat partikel tersuspensi (SPD) dan perangkat Electro kromat (EC). Ketiga dapat digunakan untuk memproduksi kaca pintar, yang digambarkan sebagai sebuah gelas yang dapat mengubah transmisi cahaya bila tegangan diterapkan. Untuk alasan yang diberikan di tempat lain, SPD adalah teknologi pilihan untuk digunakan dalam jendela kontrol eksternal atau solar karena keandalannya, harga, kinerja, dan keunggulan manufaktur dan estetika.Transmisi Data
  
SmartGlass SPD (10.8mm) Kaca Clear Float Glass Frosted
  
Power ON Power OFF (6mm) (6mm)Transmisi Cahaya Tampak 49% 0,24% 86% 76%
UV Transmisi 0,5% 0,5% 55% 55%

spd-transmisiSPD SmartGlass ™ Control Panel Data Suara *SPD SmartGlass Tebal Konfigurasi Rating DB9.2 mm 4 mm / 1.2 / 4 mm 3511.2 mm 5 mm / 1,2 / 5 mm 3713.2 mm 6 mm / 1.2 / 6 mm 3925.2 mm 12 mm / 1,2 / 12 mm 44Tersedia Bentuk untuk SmartGlass SPD
Tersedia BentukSmartGlass Instalasi

Meskipun relatif lurus ke depan untuk tukang kaca berpengalaman untuk menginstal panel SmartGlass dan jendela kami merekomendasikan bahwa desain kami sangat berpengalaman dan tim instalasi digunakan untuk menginstal persyaratan SmartGlass Anda. tim instalasi kami akan melakukan perjalanan di mana saja di Dunia untuk memastikan bahwa Anda, kepuasan pelanggan mencapai 100%.
glaziers pihak ketiga dan kontraktor listrik menginstal SmartGlass harus menghubungi perwakilan lokal mereka untuk menerima salinan dari buku pegangan SmartGlass dan menerima atas saran tempat.Peringatan

    
* Jangan menggunakan tegangan dc dengan baik SPD atau LC SmartGlass '. Jika Anda menggunakan tegangan dc, yang SmartGlass tidak akan berfungsi dengan baik dan tegangan dc dapat polarisasi partikel. Awalnya mereka akan membiarkan cahaya melalui namun secara bertahap partikel akan bermigrasi ke arah salah satu ujung sel dan cluster atau tumpukan di atas satu sama lain. Hal ini menyebabkan gelap secara bertahap kaca. Satu-satunya cara untuk menghindari ini gelap tidak diinginkan adalah dengan menggunakan tegangan ac. Dengan tegangan ac, kecenderungan untuk bermigrasi ke arah kedua ujung sel dinetralkan.
    
* Hanya menyembuhkan silikon asetat netral non harus digunakan ketika menginstal SmartGlass. Kami dapat memasok silikon yang diperlukan untuk menjamin keselamatan dan umur panjang pembelian Anda.
    
* Kami tidak menyarankan menerapkan film cerdas untuk unit kaca yang ada dan tidak akan memasok untuk tujuan ini. Ada berbagai alasan untuk ini umur panjang, terutama kualitas dan kinerja

Pengaruh Budaya India di Indonesia

Pengaruh Budaya India di Indonesia – Kebudayaan India tumbuh subur  di Indonesia, namun unsur budaya asli Indonesia masih dominan dalam masyarakat, misalnya tampak pada hal berikut ini:

Kasta
Sistem kasta lahir dan berkembang di India seiring dengan munculnya agama Hindu. Namun ketika agama dan kebudayaan Hindu mulai berkembang di Indonesia sistem kasta tidak berlaku mutlak seperti keadaan di India. Masyarakat Hindu di Indonesia mengenal sistem kasta dalam kehidupan keberagamaan, tetapi tidak menerapkannya dalam kehidupan sehari-harinya. Masyarakat Hindu Indonesia menyesuikansistem  kasta dengan keadaan masyarakatnya. Ciri-ciri seperti itu terdapat pada masyarakat India tidak terdapat di Indonesia.
Seni
Para ahli sampai sekarang belum dapat menyimpulkan dan menghubungkan dengan pasti gaya seni bangunan candi di Indonesia dengan salah satu daerah di India. Bangunan Candi yang berkembang di tanah air sebenarnya bukanlah kebudayaan asli nenek moyang Indonesia. Bangunan candi diadaptasi dari kebudayaan India pada masa Hindu-Buddha. Bangunan candi di India cenderung berfungsi sebagai tempat pemakaman. Namun, di Indonesia bangunan candi cenderung berfungsi sebagai tempat pemujaan.
Diperkirakan para seniman Indonesia hanya menggunakan berbagai teori dalam kitab Silpasastra (buku petunjuk untuk membuat arca dan bangunan) untuk membuat suatu bangunan. Jadi, bangsa Indonesia berusaha hanya mengambil unsur kebudayaan India sebagai inspirasinya, tetapi tetap bercorak Indonesia.
Konsep Raja dan Kerajaan
Sebelum kebudayaan India masuk, Indonesia belum mengenal konsep raja dan kerajaan. Di Indonesia baru mengenal konsep kesukuan. Masyarakat masih terpecah-pecah dalam bentuk suku-suku yang kecil, artinya wilayah yang dikuasai oleh setiap suku masih sangat terbatas. Dan setiap suku tersebut dipimpin oleh seorang kepala suku atau primus interpares. Seorang kepala suku dipilih berdasarkan kekuatan fidik dan kekuatan magis yang dimilikinya.
Setelah kebudayaan India masuk, konsep raja dan kerajaan mulai dikenal. Hal ini dapat ditelusuri dari munculnya kerajaan Kutai di Kalimantan Timur. Menurut para pakar sejarah, kerajaan Kutai pada awalnya setingkat suku yang dipimpin oleh kepala suku. Kepala suku dalam hal ini adalah Kudungga yang diperkirakan masih merupakan nama asli Indonesia. Kutai mulai tampak menjadi sebuah kerajaan sejak pemerintahan raja Asmawarman. Jadi kebudayaan India cukup berperan dalam lahirnya konsep raja dan kerajaan di Indonesia.***

Selasa, 24 Mei 2011

DEMOKRASI INDONESIA VS DEMOKRASI BARAT


           DEMOKRASI INDONESIA VS DEMOKRASI BARAT

Pelaku utama demokrasi adalah kita semua, setiap orang yang selama ini selalu diatasnamakan namun tak pernah ikut menentukan. Menjaga proses demokratisasi adalah memahami secara benar hak-hak yang kita miliki, menjaga hak-hak itu agar siapapun menghormatinya, melawan siapapun yang berusaha melanggar hak-hak itu. Demokrasi pada dasarnya adalah aturan orang (people rule), dan di dalam sistem politik yang demokratis warga mempunyai hak, kesempatan dan suara yang sama di dalam mengatur pemerintahan di dunia publik. Sedang demokrasi adalah keputusan berdasarkan suara terbanyak.

Demokrasi di Indonesia
pergerakan nasional juga mencita-citakan pembentukan negara demokrasi yang berwatak anti-feodalisme dan anti-imperialisme, dengan tujuan membentuk masyarakat sosialis. Landasan demokrasi adalah keadilan, dalam arti terbukanya peluang kepada semua orang, dan berarti juga otonomi atau kemandirian dari orang yang bersangkutan untuk mengatur hidupnya, sesuai dengan apa yang dia ingini. Jadi masalah keadilan menjadi penting, dalam arti dia mempunyai hak untuk menentukan sendiri jalan hidupnya, tetapi harus dihormati haknya dan harus diberi peluang dan kemudahan serta pertolongan untuk mencapai itu.

Demokrasi barat
biasanya disebut demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang melindungi secara konstitusional hak-hak individu dari kekuasaan pemerintah. Dalam demokrasi liberal, keputusan-keputusan mayoritas (dari proses perwakilan atau langsung) diberlakukan pada sebagian besar bidang-bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak-hak individu seperti tercantum dalam konstitusi.
Demokrasi liberal pertama kali dikemukakan pada abad pencerahan oleh penggagas teori kontrak sosial seperti Thomas Hobbes, John Locke, dan Jean-Jacques Rousseau. Semasa perang dingin, istilah demokrasi liberal bertolak belakang dengan komunisme ala Republik Rakyat. Pada zaman sekarang demokrasi konstitusional umumnya dibanding-bandingkan dengan demokrasi langsung atau demokrasi partisipasi.

Sistem Politik Demokrasi Liberal
Di Indonesia demokrasi liberal berlangusng sejak 3 November 1945, yaitu sejak sistem multi-partai berlaku melalui Maklumat Pemerintah. Sistem multi-partai ini lebih menampakkan sifat instabilitas politik setelah berlaku sistem parlementer dalam naungan UUD 1945 periode pertama.
Demokrasi liberal dikenal juga sebagai demokrasi parlementer, karena berlangsung dalam sistem pemerintahan parlementer ketika berlakunya UUD 1945 periode pertama, Konstitusi RIS, dan UUDS 1950. Dengan demikian demokrasi liberal secara formal berakhir pada tanggal 5 Juli 1959, sedang secara material berakhir pada saat gagasan Demokrasi Terpimpin dilaksanakan.
Ciri-ciri Sistem Politik Liberalisme
Sistem politik liberalisme memiliki beberapa ciri, yaitu:
  1. Sangat menekankan kebebasan/kemerdekaan individu.
  2. Sangat menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia yang utama seperti hak hidup, hak kemerdekaan, hak mengejar kebahagiaan, dan lain-lain.
  3. Dalam sistem pemerintahan, terbagi atas beberapa kekuasaan, yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif.
  4. Menganggap sistem demokrasi sebagai sistem politik yang paling tepat untuk suatu negara karena hak-hak asasi manusia itu terlindungi.
  5. Infra struktur/struktur sosial selalu berusaha untuk mewujudkan tegaknya demokrasi dan tumbangnya sistem kediktatoran.
  6. Adanya homo seksual dan lesbianisme yang disebabkan penekanan kepada kebebasan individu.
  7. Melahirkan sekularisme, yaitu paham yang memisahkan antara negara dengan agama. Menurut pemahaman mereka, agama adalah urusan masyarakat sedangakan negara adalah urusan pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah tidak boleh turut campur dalam hal agama.
  8. Menentang ajaran komunisme yang menganut sistem kediktatoran sehingga hak-hak asasi manusia banyak dirampas dan diperkosa.
  9. Melahirkan kelas ekonomi yang terdiri dari kelas ekonomi kuat dan lemah. Saat ini sedang diusahakan dalam Sistem politik liberalisme modern untuk menghilangkan jurang pemisah antara golongan kaya dan golongan miskin.
10.  Berusaha dengan keras untuk mewujudkan kesejahteraan terhadap seluruh anggota masyarakat atau seluruh warga negara. Mengingat penderitaan dan kesengsaraan dapat menyebabkan perbuatan-perbuatan yang bertentang dengan konstitusi negara.
11.  Adanya budaya yang tinggi dengan menjungjung tinggi kreatifitas, produktifitas, efektifitas, dan inovasitas warga negaranya.
12.  Mengusahakan di dalam negaranya suatu pemilihan umum yang berasas luber sehingga pergantian pemerintahan berjalan secara normal.
13.  Menentang sistem politik kediktatoran karena meniadakan Hak Asasi Manusia.
Demokrasi liberal dipakai untuk menjelaskan sistem politik dan demokrasi barat di Amerika Serikat, Britania Raya, Kanada. Konstitusi yang dipakai dapat berupa republik (Amerika Serikat, India, Perancis) atau monarki konstitusional (Britania Raya, Spanyol). Demokrasi liberal dipakai oleh negara yang menganut sistem presidensial (Amerika Serikat), sistem parlementer (sistem Westminster: Britania Raya dan Negara-Negara Persemakmuran) atau sistem semipresidensial (Perancis).

Sumber:
http://seftiean.wordpress.com/2011/04/10/demokrasi-barat-vs-demokrasi-indonesia/
wikipedia

PARTAI POLITIK DI INDONESIA


PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Kata partai politik mungkin sudah sangat akrab di telinga kita mengingat sebagai konsekuensi dari sebuah Negara demokrasi maka menjadi keharusan bagi Negara Indonesia untuk memilki institusi-institusi / lembaga-lembaga politik yang secara prosedural menjadi syarat pemerintahan yang demokratis. Dari sekian syarat itu yang selalu menjadi pembicaraan menarik adalah partai politik dan pemilu.

Sebagai salah satu institusi politik dalam sistem demokrasi banyak yang mengatakan bahwa partai poltik adalah tulang punggung dari demokrasi itu sendiri. Makax kemapanan demokrasi dalam sebuah Negara secara sederhana dapat kita nilai dari partai politik dalam Negara tersebut dalam kaian ilmu politik ada banyak ahli yang mendefenisikan partai politik. Namun kali ini penulis akan menggunakan defenisi dari Giovanni Sartori. Dalam defeisinya Satrori mengemukakan bahwa partai politik adalah kelompok politik yang di identifikasi dengan lambang yang di gunakan dalam pemilu dan mampu menempatkan kandidatnya dalam pemilihan umum untuk memperebutkan jabatan publik. Dari defenisi yang telah dikemukakan sebelumnnya dapat kita ketahui bersama bahwa partai politik sebagai kelompok politik maka partai poltik akan menjalankan agenda-agenda politik dalam pemilihan umum dan bersaing dengan kelompok politik lainnya dalam pemilihan umum.
Namun sebagai sebuah kelompok politik partai politik memiliki fungsi-fungsi politik pula. Dalam literatur politik ada beberapa fungsi partai politik diantaranya sebagai sarana komunikasi politik, sosialisasi politik, pendidikan politik, dan rekruitmen politik. Dari beberapa fungsi yang telah disebutkan sebelumnnya dapat kita ketahui bersama bahwa partai politik menjadi sebuah intitusi yang penting dalam sistem politik yang demokratis. Karena secara fundamental partai politik menjadi penghubung antara masyarakat dan Negara dalam proses mempengaruhi, menetapkan dan mengawasi sebuah kebijakan melalui wakil-wakil yang telah di pilih masyarakat melalui pemilihan umum. Karena melalui wakil-wakilnya tersebut memungkinkan partai politik mengambil aspirasi masyarakat untuk di rumuskan menjadi sebuah kebjakan dalam pemerintahan.
Pertanyaan kemudian adalah bagaimana praktek partai politik yang ada di Indonesia. Seperti kita ketahui bersama sejak nafas reformasi berhembus d Indonesia partai politik bermunculan di negeri ini. Setidaknya telah dua kali bangsa ini melaksanakan pemilihan umum. Tapi dapat di lihat dari praktek politik partai ternyata tidak banyak berubah. Partai politik tidak maksimal dalam menjalankan fungsinya bahkan bisa di katakan partai politk mengabaikan fungsi-fungsi tersebut. Sebagai sarana komunikasi politik partai politik cenderung mengabaikan aspirasi masyarakat dalam membuat sebuah kebijakan. Sebagai sarana sosialisasi dan pendidikan politik partai politik justru tidak mendidik dan mencerdaskan masyarakat. Ini dapat di lihat dari sosialisasi politik partai yang lebih cenderung menggunakan praktek lama dengan mengadakan pawai serta mobilisasi massa (show of power) dengan menggunakan artis dan pagelaran musik sebagai daya tarik sehingga kesan mendidik lewat visi misi, platform serta agenda program partai semakin jauh. Selanjutnya sebagai sarana rekruitmen politik masih banyak partai yang elitis dalam menyeleksi dan merekrut kader sehingga yang terjadi adalah stagnasi politik dan memperlambat regenerasi politik. Hal tersebut membuat panggung politik bangsa di isi oleh wajah-wajah lama.
Dari hal yang telah di sebutkan di atas dapat di simpulkan partai politik masih jauh dari maksimal dalam menjalankan fungsi-fungsinya. Pragmatisme politik yang di terapkan oleh partai politik di Indonesia menyebabkan partai politik sering menjadi pemicu konflik di masyarakat sehingga menyebabkan partai politik kehilangan kepercayaan dari masyarakat. Tidak berjalannya aggregasi adan artikulasi politik menjadikan masyarakat apatis terhadapnya. Padahal seperti harapan kita bersama kehadiran partai politik dapat memberikan pencerahan dalam hal pendewasaan politik masyarakat sehingga menempatkan masyakat sebagai subjek politik bukan sebagai objek. Semoga dalam pemilihan umum tahun ini kita menemukan apa yang di harapkan sehingga pemilu tidak hanya menjadi pesta politik yang sia-sia.

Dampak Globalisasi

Dampak Globalisasi

Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu, antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. Globalisasi ekonomi membawa dampak positif maupun negatif.


Dampak positif globalisasi antara lain :

1. Semakin terbukanya pasar untuk produk-produk ekspor, dengan catatan produk ekspor Indonesia mampu bersaing di pasar internasional. Hal ini membuka kesempatan bagi pengusaha di Indonesia untuk melahirkan produk-produk berkualitas, kreatif, dan dibutuhkan oleh pasar dunia.
2. Semakin mudah mengakses modal investasi dari luar negeri. Apabila investasinya bersifat langsung, misalnya dengan pendirian pabrik di Indonesia maka akan membuka lapangan kerja. Hal ini bisa mengatasi kelangkaan modal di Indonesia.
3. Semakin mudah memperoleh barang-barang yang dibutuhkan masyarakat dan belum bisa diproduksi di Indonesia.
4. Semakin meningkatnya kegiatan pariwisata, sehingga membuka lapangan kerja di bidang pariwisata sekaligus menjadi ajang promosi produk Indonesia.

Dampak negatif globalisasi bagi kegiatan ekonomi di Indonesia terutama bersumber dari ketidaksiapan ekonomi Indonesia dalam persaingan yang semakin bebas. Dampak negatifnya sebagai berikut.
1. Kemungkinan hilangnya pasar produk ekspor Indonesia karena kalah bersaing dengan produksi negara lain yang lebih murah dan berkualitas. Misalnya produk pertanian kita kalah jauh dari Thailand.
2. Membanjirnya produk impor di pasaran Indonesia sehingga mematikan usaha-usaha di Indonesia. Misalnya, ancaman produk batik Cina yang lebih murah bagi industri batik di tanah air.
3. Ancaman dari sektor keuangan dunia yang semakin bebas dan menjadi ajang spekulasi. Investasi yang sudah ditanam di Indonesia bisa dengan mudah ditarik atau dicabut jika dirasa tidak lagi menguntungkan. Hal ini bisa memengaruhi kestabilan ekonomi.
4. Ancaman masuknya tenaga kerja asing (ekspatriat) di Indonesia yang lebih profesional SDMnya. Lapangan kerja di Indonesia yang sudah sempit jadi semakin sempit.
Kesimpulannya, globalisasi bisa berdampak positif atau negatif tergantung kesiapan kita mengadapinya.

Dampak Globalisasi dalam bidang Ekonomi :

1. Dampak globalisasi dalam bidang ekonomi, antara lain :
Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi. Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin. Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional. Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang. Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti Bank Dunia, Dana Moneter Internasional, WTO.

2. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya :
Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD.

3. Dampak Globalisasi dalam bidang Politik
Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ).

Dampak positif Globalisasi :
1. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
2. Mudah melakukan komunikasi
3. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi )
4. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran
5. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
6. Mudah memenuhi kebutuhan

Dampak negatif Globalisasi:
1. Informasi yang tidak tersaring
2. Perilaku konsumtif
3. Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit
4. Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
5. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat

Munculnya globalisasi tentunya membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Dampak globalisasi tersebut meliputi dampak positif dan dampak negatif di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan berdampak kepada nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.

Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme :
1. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
2. Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
3. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.

Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme :
1. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang
2. Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
3. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.

Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya
Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Dalam keadaan yang demikian, individu-individu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman, sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan, masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman.

Rabu, 06 Januari 2010

PEMBANGUNAN MENARA EIFFEL

PEMBANGUNAN MENARA EIFFEL
-

-
Pembangunan—– : Tahun 28 Januari 1887 – 30 Maret
————————–1889 (2 tahun, 2 bulan, 5 hari).
Yang membangun-: Gustave Alexandre Eiffel.
Arsitek—————: Charles Leon Stephen Sauvestre.
Biaya —————–: 7.400.000 Frances.
Bahan bangunan- - : Menara terbuat dari besi tempa.
—————————Pondasi terbuat dari beton bertulang.
Tinggi—————–: 300,65 m (tanpa antena), 324 m
—————————(dengan antena).
Panggung 1——— : Tinggi 57,63 m, luas permukaan
————————— dasar 4.200 m2.
Panggung 2- ——- : Tinggi 115,73 m, luas permukaan
—————————-dasar 1.400 m2.
Panggung 3 ———: Tinggi 276,13 m, luas permukaan
—————————-dasar 350 m2.
Berat————— – : 7.000 ton.
Lift (elevator) ——-: Pada tahun 1889 dilengkapi dengan
—————————-elevator (lift).
Jumlah tangga—— : 1710 langkah (step).
Lokasi—————– : Paris, Perancis.
-










-
Menara Eiffel tahun 1945
-
-

-

Menara Eiffel tahun 2.000 an
-


-
-

Syarat-syarat struktur Bangunan gedung Beton bertulang lantai banyak

Suatu gedung yang berdiri tegak pasti memiliki sistim struktur tertentu, entah itu sistim rangka (Frame), Sistim corewall/shearwall, atau sistim ganda yang merupakan gabungan dari sistim rangka dan core/shear wall. Sistim-sistim tersebut tentunya dibuat dengan tujuan mampu memikul beban-beban yang akan diterima bangunan, baik itu beban mati, beban hidup atau beban lateral (angin dan gempa). Nah untuk menentukan apakah sistim tersebut aman-yang berarti gedung tersebut juga aman- diperlukan beberapa kriteria yang harus dipenuhi, yaitu Kekakuan, Kekuatan, dan kestabilan sistim. apa saja syarat-syaratnya? Akan saya bahas pada postingan kali ini.

Syarat pertama adalah kekakuan. Suatu struktur harus memiliki kekakuan yang cukup sehingga pergerakkannya dapat dibatasi. Kekakuan struktur dapat diukur dari besarnya simpangan antar lantai (drift) bangunan, semakin kecil simpangan struktur maka bangunan tersebut akan semakin kaku (Smith dan Coull, 1991). Ada perbedaan antara displacement dan drift, displacement adalah simpangan suatu lantai di ukur dari dasar lantai sedangkan drift adalah simpangan suatu lantai di ukur dari dasar lantai di bawahnya. Kekakuan bahan itu sendiri dipengaruhi oleh modulus elastisitas bahan dan ukuran elemen tersebut. Dan modulus elastisitas berbanding lurus dengan kekuatan bahan, maka semakin kuat bahan maka bahan tersebut juga semakin kaku. Namun bahan yang terlalu kaku bisa menjadi getas (patah seketika). Bagaimana cara menghitung drift? Saya rasa setiap universitas pasti mengajarkan hal ini dan banyak buku yang membahas hal ini seperti Alan Williams, ph.d.,S.E.,C.Eng. dalam bukunya yang berjudul Structural Analysis,in theory and practise memberi contoh bagaimana cara menghitung displacement suatu rangka kaku sederhana (rigid frames). SNI 1726 pasal 8.1.2 mensyaratkan simpangan antar tingkat yang terjadi tidak boleh melampaui 0,03/R kali tinggi tingkat yang bersangkutan namun atau 30 mm, bergantung mana yang lebih kecil, untuk memenuhi kinerja batas layan struktur gedung (Δs). SNI 1726 menetapkan ini untuk membatasi terjadinya pelelehan baja dan peretakan beton yang berlebihan, di samping untuk mencegah kerusakan non struktural dan ketidaknyamanan penghuni. Selain kinerja batas layan, SNI 1726 juga menetapkan kinerja batas ultimit (Δm) pada pasal 8.2.1, dimana simpangan antar tingkat tidak boleh melampuai 0,02 kali tinggi lantai yang bersangkutan dan Δm = (zeta) x R x Δs. Hal ini diperlukan untuk membatasi kemungkinan terjadinya keruntuhan struktur yang akan membawa korban jiwa manusia (Purwono et al, 77).


Syarat yang kedua adalah kekuatan. Syarat kekuatan ini mencakup seluruh elemen struktur, baik pelat, kolom, balok, dan shearwall. Cara mengeceknya pun sesuai dengan perilaku elemen-elemen tersebut. Misalnya kolom, cari terlebih dahulu diagram interaksi dan tentukan dimana titik Pu,Mu maksimum pada diagram interaksi tersebut, jika titik tersebut berada di luar dan di bawah keadaan balance, maka terjadi kegagalan tarik. Jika berada di luar sebelah atas keadaan balance maka terjadi kegagalan tekan. Sedangkan pada balok dan pelat, di cek dengan mengukur kemampuan balok dengan ukuran dan tulangan terpasang kemudian bandingkan dengan momen yang terjadi. Bila momen kapasitas balok di atas momen yang terjadi di lapangan, baik itu tekan maupun tarik, maka balok dan pelat tersebut aman. Sedangkan pada shearwall, ada beberapa pakar yang mengasumsikan shearwall sebagai kolom pendek karena itu pengecekannya pun sama dengan kolom, yaitu dengan mencari diagram interaksi tersebut.

Pemeriksaan Kekuatan Kolom

Pemeriksaan Kekuatan Balok


Syarat yang ketiga adalah kestabilan. Konsep pemeriksaan kestabilan ini dikemukakan oleh Mac Gregor dalam bukunya yang berjudul Reinforced Concrete, Mecjanics and Design pada tahun 1997. Dalam bukunya tersebut beliau mengemukakan konsep kestabilan struktur seperti sebuah bola yang berada pada suatu tempat dengan keadaan tertentu.
Pada gambar pertama di atas, keadaan a menunjukkan keadaan yang stabil, yang berarti bahwa walaupun bola dapat bergerak namun tetap dapat kembali pada keadaan semula. Sedangkan keadaan b menunjukkan keadaan yang kurang stabil karena ketika bola tersebut bergerak ,belum tentu bola tersebut akan kembali pada keadaan semula, sedangkan keadaan c menunjukkan keadaan yang tidak stabil, dimana bila sedikit saja bola terkena gaya dan bergerak maka bola tersebut akan langsung jatuh. Konsep ini dapat diterapkan pada kolom atau shearwall yang merupakan struktur utama penopang gedung. Kolom atau shearwall tersebut dapat mengalami tekuk atau buckling, keadaannya pun berbeda-beda, namun jika kolom atau shearwall tersebut dapat kembali pada keadaan semula maka kolom atau shearwall tersebut dapat dikatakan stabil. Lalu bagaimana suatu kolom atau shearwall dapat kembali pada keadaan semula setelah mengalami tekuk? Hal ini juga telah di jabarkan oleh MacGregor dalam buku yang sama, bahwa kolom beton bertulang mempunyai daya untuk menahan gaya (tekan) yang menyebabkan tekuk, berbeda dengan kekuatan, karena gaya yang menyebabkan tekuk bergantung pada panjang kolom bukan hanya ukuran kolom. Sehingga faktor yang mempengaruhi daya kestabilan itu adalah EI (modulus elastisitas dan momen inersia) dan h (panjang kolom), dan rumusnya adalah:
Jika Pu maksimum yang terjadi pada kolom kuran dari Pc kolom tersebut maka dapat dikatakan bahwa kolom tersebut stabil dan sebaliknya jika Pu maksimum melebihi Pc kolom tersebut maka kolom tersebut dapat dikatakan kurang stabil.


Bangunan di daerah kutub


Rumah Iglo Eskimo: Kuat dan Tak Mudah Meleleh


Iglo adalah tempat berlindung bangsa Eskimo dari cuaca buruk serta gangguan binatang buas. Bila dilihat, bentuk iglo memang tak seperti rumah pada umumnya. Rumah itu berbentuk seperti kubah besar dengan sebuah lorong sempit sebagai pintu masuknya. Meski bentuk rumah ini terlihat sederhana, strukturnya sangat kuat.
Bangsa Eskimo membangun iglo pada musim dingin. Mereka memakai bongkahan es yang dibentuk kotak-kotak seperti batu bata. Untuk menyusun bongkahan es menjadi iglo, bangsa Eskimo membuat lubang terlebih dahulu. Bentuk lubang melingkar dan berfungsi sebagai fondasi atau dasar bangunan. Setelah itu, bongkahan es berbentuk kotak itu diletakkan di dalamnya serta disusun searah jarum jam hingga membentuk kubah besar. Kabarnya, bila iglo dibangun dengan benar, bagian atapnya bisa menopang tubuh satu orang dewasa, lho. Itu membuktikan betapa kuatnya struktur bangunan ini.
Nah, meski terbuat dari bongkahan es, suhu di dalam iglo cukup hangat. Suhu di dalam rumah tak terpengaruh suhu di luar rumah. Jika diukur, suhu di dalam iglo bekisar antara minus 7 hingga 16 derajat celsius. Sedangkan, suhu di luar rumah terutama ketika musim dingin bisa mencapai minus 45 derajat celsius. Karena itu, bangsa eskimo merasa nyaman tinggal di dalam iglo. Biasanya, untuk menambah kehangatan, lapisan dalam iglo sering dilapisi dengan kulit binatang. Kulit tersebut bisa menghangatkan ruangan hingga 2—20 derajat.
Jenis
Berdasarkan besar dan kegunaannya, iglo dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:
1.Iglo berukuran kecil Iglo ini dibangun untuk tempat berlindung sementara. Biasanya, iglo ini dibuat oleh para pemburu ketika melakukan pekerjaannya di padang es yang luas.
2.Iglo berukuran sedang Iglo ini dibangun untuk tempat tinggal semipermanen bangsa eskimo. Di dalamnya hanya terdapat satu ruangan yang bisa dihuni 2 keluarga sekaligus. Iglo berukuran sedang pada umumnya dibuat oleh suku Inuit. Di suatu daerah bila terdapat beberapa iglo berukuran sedang di suatu daerah, ada kemungkinan itu adalah desa suku Inuit.
3.Iglo berukuran besar Pada umumnya, iglo berukuran besar mempunyai 5 ruangan yang dapat menampung lebih dari 20 orang. Iglo tipe besar bisa juga merupakan gabungan beberapa iglo berukuran kecil yang masing-masing dihubungkan dengan terowongan. Iglo semacam ini biasanya hanya memiliki satu pintu sebagai pintu utama. Bagi suku bangsa eskimo, iglo berukuran besar dipakai untuk tempat berkumpul atau tempat pesta tradisional.

Bangunan Daerah Gurun Pasir

Arsitektur Lumpur

Arsitektur lumpur? Ya! Tapi jangan tergesa-gesa meremehkan arsitektur ini, sekalipun bahannya dari lumpur. Benar-benar karya monumental perpaduan antara sains dan seni yang sangat memukau. Dan teknologi ini masih tetap bertahan sejak ratusan tahun lalu sampai hari ini.
Bila kebetulan Anda ke Afghanistan, siapa tahu Anda beruntung dapat melihat bangunan yang mungkin paling surrealis dan indah yang pernah Anda lihat. Di sana, di daerah sekitar tanah yang tandus, menjulang bangunan-bangunan yang disebut ziarat, serupa Masjid. Ukurannya besar, dibuat dari lumpur.
Gurun-gurun maha luas yang merentang dari India sampai Afrika Barat penuh dengan bangunan-bangunan yang menawan seperti ini. Seperti nenek-moyang mereka beribu-ribu tahun yang lampau, penghuni gurun-gurun ini tinggal dalam rumah-rumah yang sangat efisien yang dibuat dari lumpur. Lumpur merupakan salah satu jenis bahan yang paling murah, yang persediaannya berlimpah-limpah.
Penghuni gurun sudah lama tahu, lumpur bahan yang paling ideal bagi mereka. Lumpur menyerap panas di siang hari, dan pada malam hari melepaskannya perlahan-lahan. Dengan sedikit kreativitas, lumpur juga dapat dibuat menjadi kolom-kolom penyangga, diukur menjadi relief-relief yang indah, dan dibentuk menjadi dinding raksasa dan menara-menara tinggi. Di India, Pakistan, Afghanistan, Iran, Niger, Mali, Mauritania, Senegel dan Marocco, di bawah teriknya matahari gurun, Anda akan banyak menemukannya.
Penangkap Angin
Di Pakistan misalnya, Anda dapat melihat “penangkap-penangkap angin” dari lumpur yang menjulang ke angkasa-angkasa seperti teropong kapal selam. Alat-alat ini dipasang di atas atap-atap rumah untuk menangkap angin dan mengarahkannya ke ruangan rumah di bawah untuk mendinginkannya.
Di Iran, ada menara-menara merpati dari lumpur yang tinggi dan lebarnya mencapai 9 meter. Inilah tempat beribu-ribu burung merpati disimpan. Untuk apa? Tinjanya diperlukan sebagai pupuk untuk kebun buah-buahan di daerah sekitar. Menara-menara ini ada yang sedemikian rupa dibentuk sehingga bila terlalu penuh terisi merpati, menara ini dapat dipecahkan sebagaimana layaknya kita memecahkan celengan Semar yang terbat dari tanah liat.
Ada pula masjid-masjid lumpur yang tingginya lebih dari 30 meter dan dimahkotai dengan telur burung-burung unta. Dinding-dindingnya berupa lumpur yang dihiasi dengan ukiran-ukiran indah yang sangat halus dan rumit. Begitupun, jalan-jalan beratap yang gunanya melindungi orang dari sengatan Matahari dan angin.
Di Oualata, Mauritania, dinding-dinding rumah dihiasi dengan lukisan-lukisan lumpur berwarna putih. Kadang-kadang bentuknya menyerupai manusia, tapi lebih sering melingkar-lingkar tiada putus yang seakan-akan memancarkan energi. Dan hampir setiap pintu, jendela, dan tangga di desa ini diberi cat putih.
Asal-usul desain-desain ini tak ada yang tahu. Tapi ia telah menghiasi dinding-dinding di Oualata berabad-abad lamanya. Beberapa ahli berpendapat, mungkin pedagang-pedagang Irak dan Maroko yang memperkenalkan motif-motif ini ratusan tahun yang lalu. Tapi dari mana pun asal-usul desain ini, dari tahun ke tahun para wanita di desa ini selalu memperbaikinya kembali sehabis setiap musim hujan. Biasa, lukisan lumpurnya rontok!
Bola Lampu Tuhan
Rumah-rumah lumpur di Maadid, selatan Maroko, hampir semuanya serupa. Rumah-rumah ini dibangun rapat berdampingan dan bertolak belakang satu sama lainnya sebagai pelindung dari terik Matahari dan angin keras. Atap-atap rumah ini menjembatani gang-gang sempit di sekitarnya, sehingga membentuk semacam terowongan yang gelap, dingin, dengan penerangan dari lubang-lubang cahaya. Mereka menyebutnya “Bola Lampu Tuhan”. Walaupun rumah-rumah ini dibangun di atas tanah, Maadid nyaris mirip perumahan gua. Tetapi gaya bangunan seperti inilah yang hampir sempurna melindungi penghuninya dari keadaan cuaca yang sangat keras.
Di dalam rumah ini, di tingkat bawah, terdapat ruang tamu kecil, ruang duduk dan sebuah gudang. Tangga yang melingkar ke atas melewati kamar mandi/WC. Sementara di tingkat atas terdapat dua kamar berhadapan yang dibatasi dua teras tertutup. Desain yang sederhana ini luar biasa. Di tingkat bawah tak ada jendela sehingga menjamin “kebebasan “ penghuni dan mencegah masuknya terik sinar Matahari. Jendela loteng kecil di atas ruang duduk mengeluarkan udara panas dan menarik masuk angin sejuk dari pintu yang menghadapat ke jalan. WC yang bersih berventilasi baik mempunyai saluran berisi jerami yang dengan mudah dapat dibersihkan dari jalanan di luar.
Melihat rumah yang menawan dan efisien seperti ini mungkin kita akan bertanya-tanya: kenapa struktur-struktur beton dan baja orang Barat dianggap lebih unggul dari bangunan lumpur di gurun ini? Lumpur membuat bangunan-bangunan yang “ramah”, hangat, lembut, manusiawi dan selaras sempurna dengan lingkungannya.
masjid di maliRumah-rumah di Maadid dan bangunan lumpur lainnya bukanlah hanya suatu keanehan, sisa dari suatu kebudayaan, atau seni yang mulai menghilang. Tetapi bagi berjuta-juta manusia di seluruh dunia, lumpur mungkin merupakan pemecahan yang paling ideal untuk mengatasi langkanya sumber daya dan cuaca yang keras. Ia adalah bahan bangunan yang sangat berguna untuk saat ini dan di masa depan, seperti yang telah dibuktikan selama ratusan tahun. Masjid besar di Djenne, Mali, adalah bukti betapa lumpur yang sehari-hari kita abaikan itu dapat dibuat menjadi bangunan raksasa yang sangat monumental dan indah memukau.

Bangunan Iklim Tropis

Arsitektur Beriklim BIO


Beberapa arsitek dunia percaya bahwa bangunan yang responsif terhadap iklim adalah bangunan yang berhasil. Hal ini terdapat di rumah tinggal Riadi Rizal Basjrah yang benar-benar dinikmati oleh anggota keluarganya.

Julukan arsitektur beriklim bio telah populer pada tahun 50'an dan mengingatkan kita pada proyek-proyek dari Frank Lloyd Wright. Biasanya arsitektur yang menganut prinsip demikian ditandai pemakaian banyak materi kayu, teras-teras atau balkon yang memberikan bayangan pada bangunan. Di samping itu bangunan ini banyak memiliki unsur penyejuk melalui pengudaraan alami.

Riadi Rizal Basjrah seorang insinyur pertanian alumni IPB, termasuk orang yang kreatif dan memiliki minat yang besar terhadap dunia arsitektur. Kecintaannya terhadap keindahan bangunan serta aspek-aspek fungsional yang mengikutinya, diimplementasikannya pada bangunan rumahnya. Hal ini dipelajarinya secara otodidak.

Pada akhirnya, ia mencapai apa yang selama ini diidam-idamkannya yaitu mampu mengembangkan ide dan mewujudkan desainnya secara konseptual. Hasilnya adalah sebuah hunian yang secara khusus mendapat perhatian maksimal dalam proses pembangunannya.

Program ruang-ruang, fungsi setiap ruang dan pemakaian bahan bangunan yang tepat mampu beradaptasi terhadap iklim tropis. Karya ini merupakan representasi karya arsitektur yang berarsitektur dan beriklim bio di negara tropis seperti Indonesia ini.

Konsep bangunan rumah ini bisa digolongkan cukup baik secara ekologis dan harmonis terhadap lingkungannya sehingga mampu mengurangi biaya konsumsi energi yang sekaligus memberi keuntungan pada pemiliknya.

Sejumlah uji coba dilakukan oleh Riadi Rizal Basjrah dan tim perancang dengan mengkaji potensi bangunan, iklim dan lingkungan tempat bangunan ini berada, serta pengolahan bahan dari alam untuk ditingkatkan kegunaannya. Hal tersebut terlihat pada teknik inovatif pembentuk setiap unsur pendukung bangunan seperti daun pintu yang dilapisi oleh kayu kelapa anyaman dekoratif.

Ukuran daun pintu lebih besar dari ukuran standar yang dimaksudkan untuk keleluasaan bagi penghuni bangunan. Hal lain yang menarik dari rumah ini adalah komposisi letak ruang yang tampil manis dan harmoni sesuai dengan karakter pemiliknya.

Oleh Riadi, sedapat mungkin semua ruangan digunakan secara efektif, mulai dari ruangan duduk tamu, ruangan keluarga, kamar-kamar tidur, ruangan musik, ruangan bermain anak, teras, ruangan makan, dapur bersih, dapur kotor, halaman rumah, ruang bawah tangga bahkan garasi.

Dengan demikian kita melihat ukuran ruangan tamu cukup mungil dan efisien dengan diisi hanya dengan satu sofa dan satu meja kopi. Ruangan tamu ini memiliki "wewenang" ruang karena berada pada level yang lebih rendah dari ruangan lain di dalam rumah. Pemisahan ruang ini dengan ruang lainnya menggunakan undakan 5 anak tangga yang menuju ruangan duduk keluarga.

Ruangan duduk merupakan yang paling lapang karena keinginan Riadi untuk memberikan tempat yang cukup untuk menampung seluruh keluarga besar bila berkumpul. Sisi kiri ruangan memiliki bukaan berupa pintu-pintu dan jendela yang mengarah ke halaman belakang. Bukaan tersebut saling menyilang dengan bukaan yang dikondiskan pada ruangan musik di depan ruangan duduk keluarga.

Pada awalnya, ruangan musik ini merupakan teras yang menghubungkan balkon di depan rumah dan halaman belakang. Dengan alasan tertentu teras ini diubah menjadi ruangan musik semiterbuka yang sangat nyaman. Satu bagian bidang dindingnya dilapisi kaca cermin, sehingga refleksinya tampak ke seluruh ruangan utama di dalam rumah yang memberi efek lebih lega pada ruangan.

Antara ruangan musik dan ruangan duduk keluarga dipisahkan oleh dinding pembatas solid ditengah ruang. Dinding ini sekaligus dipakai sebagai latar belakang televisi. Kedua sisi yang tidak dibatasi dinding, dipasang partisi berupa pintu sorong yang dilapisi bilah-bilah kayu yang dikombinasikan dengan kaca cermin. Maka, ketika pintu sorong ini ditarik keluar, terciptalah dinding partisi yang cantik dan bergaya.

Ruangan makan yang terletak di samping ruangan duduk keluarga juga tidak luput dari perhatian tim perancang. Ruangan ini menyatu dengan ruangan keluarga dan terhubung pula dengan ruangan duduk tamu dengan undakan. Ketika ada acara berkumpul bersama, pemilik rumah dapat menyediakan ruangan yang memadai.

Disamping itu ruangan-ruangan lain di dalam rumah tampil harmonis satu sama lain serta fungsional. Memang Riadi ingin agar setiap penghuni dapat memakai ruang-ruang yang sudah diciptakan tersebut. Setiap jalur antarruang dibuat sirkulasi sehingga hampir semua ruang terhubung langsung sesuai dengan irama aktivitas penghuni sehari-hari.

Inilah yang disebut rumah beriklim bio, yang dibangun Riadi sebuah rumah tinggal yang sehat, nyaman, aman dan indah untuk keluarganya.

Keterangan Gambar:

Gb.1 Desain bangunan yang cukup kental unsur tropisnya. Pengaturan rumah tanpa pagar, mampu memperlihatkan ciri-ciri ketimuran seperti bentuk atap, gubahan dinding, bukaan dan level bangunan yang ditinggikan, semuanya merupakan sistem beradaptasi terhadap iklim.

Gb.2 Tangga menuju pintu masuk utama. Teras pintu masuk hanya berbentuk persegi dinaungi kanopi.

Gb.3 Ruangan makan yang terlihat dari halaman belakang. Teknik penempatan cahaya buatan dan furnitur pelengkapnya terlihat serasi.

Gb.4 Bekas teras yang dijadikan ruangan musik. Sistem ventilasi silang ini sangat menguntungkan untuk memberikan keleluasaan udara bergerak keluar masuk.

Gb.5 Detail bukaan ke arah halaman belakang.

Gb.6 Ruangan duduk di lantai atas yang dilengkapi kursi lengan dan meja sisi bergaya etnik dan antik.

Gb.7 Hubungan ruangan makan dengan ruangan lain seperti ruangan duduk tamu yang berada lebih rendah.

Gb.8 Dinding-dinding pembatas panel kayu tampil berupa pintu geser/sorong atau balok-balok vertikal pada tangga.

Gb.9 Bagian dari konstruksi tangga, kombinasi bahan kayu dan besi tempa.

Gb.10 Bidang dinding di ruangan duduk difungsikan untuk lemari penyimpan yang dilapis anyaman kayu kelapa.

Gb.11 Undakan dari ruangan duduk tamu menuju ruangan duduk keluarga.

Gb.12 Ruangan duduk keluarga yang menampakkan dinding pembatas. Kedua sisinya dibuat pintu geser berupa panel bilah-bilah kayu vertikal yang membuka ke arah ruangan musik.

Gb.13 Bukaan ke halaman belakang bangunan dari sisi ruangan makan.

Gb.14 Ruangan tamu yang mungil dibatasi oleh dinding yang berbatasan dengan ruangan makan dan jalur servis.

Senin, 04 Januari 2010

Tumpang Sari atau Konstruksi Berunjung dan uleng pada Konstruksi Atap Rumah JOGLO

Bagian konstruksi inti dan ciri khas rangka atap pada bangunan rumah tradisional Joglo adalah terletak pada susunan struktur rangka atap “brunjung” (bentuk piramida terbalik, yaitu makin ke atas makin melebar dan terletak di atas ke-empat tiang “soko guru” disusun bertingkat sampai dengan posisi “dudur dan iga-iga”) dan susunan rangka “uleng” (susunan rangka atap berbentuk piramida yang disusun diatas ke-empat tiang “soko guru” ke arah bagian dalam). Kedua struktur ini kita kenal dengan nama “Tumpang sari bagian dalam dan bagian luar. Kedua struktur rangka ini merupakan ciri khas yang hanya dimiliki oleh bangunan tradisional bentuk Joglo. Jumlah susunan dan jenis ornament yang dibuat ialah berdasarkan dari keinginan sang pemilik rumah. Hal tersebut mempunyai arti dan makna tertentu yang berhubungan dengan kehidupan manusia di bumi ini. Pemasangan keseluruhan balok kayu rangka ini dengan menggunakan sistim “cathokan” atau saling berkaitan dengan sistim tarik, sehingga fungsinya mengikat konstruksi secara rigid. Sistim pengunci pada bagian rangka brunjung atau “tumpang” bagian atas adalah dengan sistim “sundhuk” dengan “emprit gantil”. Posisi pengunci terletak pada tumpang terakhiryang juga merupakan tempat menopang “dudur” dan “iga-iga” untuk menopang konstruksi rangka usuk dan reng atap. “Emprit Ganthil ini terdang dibentuk polosan atau diukir dengan bentuk ornament jenis “nanasan”.
Pada bagian “uleng terdapat “Dada Peksi” atau “Dada Manuk”, yaitu balok melintang yang terletak di tengah “pemindangan”. Dada Peksi ini biasanya diberi ukiran yang indah untuk memberikan kesan indah dan mempunyai makna-makna tertentu berdasarkan kepercayaan orang jawa. Struktur atap ini terkadang menggunakan “ander” pada posisi tengah diatas “dada peksi” untuk membantu menopang konstruksi “molo”, tetapi jika pada bagian tengah uleng sudah menggunakan penutup berupa “empyak”, maka konstruksi atap ini tidak lagi menggunakan “ander”. Kestabilan dan nyawa konstruksi bangunan joglo ini terletak pada keseluruhan konstruksi atapnya, sebab jika dilihat dari susunannya dapat terlihat dengan jelas bahwa teori beban konstruksi dengan mengikuti sifat gravitasi bumiyang diratakan dengan beban berat pada bagian konstruksi atap akan mengakibatkan konstruksi keseluruhan rumah menjadi stabil dan rigid.
Gambar dibawah ini merupakan bangunan rumah joglo lama yang di fungsikan sebagai rumah makan di kota gede (omah dhuwur).



Selasa, 29 Desember 2009

Bangunan Historicism, Romantisme, Visionary, Rasionalisme


Bangunan Historicism, Romantisme, Visionary, Rasionalisme















 Historicism, dalam arti luas, berarti kembali ke gaya sejarah, misalnya seperti yang juga digunakan selama Renaissance. Namun istilah ini dipahami untuk arti pencarian yang semakin sempit dan gaya pluralisme dalam paruh kedua pada abad ke-19. Historicism dapat dilihat sebagai penutup dari arsitektur klasik. Seperti di Inggris masa akhir Gothic, gaya dominan yang tegak lurus, di depan bangunan berkisi hiasan. Irama terkendali, yang diperoleh dari aksen façade horisontal yang kuat. Ornamen yang sama diberikan pada bangunan secara berulang sampai dihiasi sepenuhnya. Dapat dilihat karakteristik historicism adalah kesatuan. Jadi, penganut aliran ini ingin tetap menampilkan komponen-komponen bangunan yang berasal dari komponen-komponen klasik tetapi ditampilkan dengan penyelesaian yang modern, misalnya bentuk klasik yang dulunya menggunakan bahan dari kayu diganti dengan bahan beton tetapi diberikan ornamen.

Catatan Historicism itu mempunyai definisi lain yang relevan dalam arsitektur post-modern, pendapat Colquohoun adalah sebagai berikut :

- Memperhatikan arsitektur masa lalu

- Membuat bentukan-bentukan yang mencerminkan sejarah, elemen-elemen yang membentuk suatu seni, pastiche, rekontruksi otentik, pendemonstrasian suatu bentuk sesuai dengan arti/tujuan yang ingin dicapai.

Jadi ciri Arsitektur Historicism :

1. Mengambil kembali gaya sejarah, namun dengan penyelesaian modern

2. Menggunakan design interior antik

3. Masih menggunakan ornamen

4. Mengambil kembali gaya Gothic (Gaya dominan yang tegak lurus : Inggris (London), German)

5. Mengambil bentukan khas dari negara masing-masing


Ciri khas arsitektur Historicism yang ada pada bangunan ini dapat dilihat bahwa bentuk dari bangunan ini mengambil bentuk bangunan pada zaman Mesir kuno yaitu Pyramid, sesuai dengan ciri khas arsitektur Historicism yaitu bangunan yang berkonsep sejarah tetapi dengan penyelesaian modern. Dapat dilihat material yang digunakan pada bangunan ini bukanlah material yang digunakan pada Pyramid yaitu batu sehingga terkesan berat dan bangunan yang tertutup, tetapi sudah digunakan kaca dan pada bangunan ini digunakan rangka baja sehingga terkesan lebih ringan. Selain itu, dapat dilihat pada bangunan ini masih menggunakan ornamen. 


 
 


















Arsitektur Visionary adalah nama yang diberikan untuk arsitektur yang ada hanya di atas kertas atau yang memiliki kualitas visioner. Etienne-Louis Boullée, Claude Nicolas Ledoux dan Jean-Jacques Lequeu adalah salah satu contoh awal dari disiplin. Tapi karya Giovanni Battista Piranesi, Antonio Sant’Elia dan Buckminster Fuller juga disertakan. Arsitektur Visionary yang terkonsentrasi pada awal abad ke-20, diwarnai oleh arsitek-arsitek pengguna teknologi ekstrim dan terkadang di luar kebiasaan tradisi saat itu atau boleh dikatakan mendewakan konteks hi-tech. Diantara mereka adalah Norman Foster dan Richard Rogers.

Arsitektur Visionary model bangunannya beragam, biasanya tidak bisa terbangun sama sekali namun kadang juga bangunannya mungkin hampir bisa dibangun. Selain konsep teknologi yang terlalu maju dalam pandangan surreal, Era digital dan kebangkitan cyberspace juga memengaruhi proses berpikir atau gagasan. Meski tidak bisa dibangun tetapi imajinasinya selalu menantang dan menjadi terobosan pemikiran.

Jadi ciri Arsitektur Visionary :

1. Memiliki bentukan yang ekstrim

2. Tidak terikat oleh aturan-aturan lama (tradisional)

3. Hi-Tech (menggunakan teknologi yang sangat canggih)

4. Konsep bangunan dengan imajinasi yang menantang (pendobrak)

5. Pola pikirnya adalah optimis dalam berkarya

Salah satu karya dari Norman Foster adalah Hearst Tower di Manhattan, New York, Amerika Serikat. Ciri khas visionary dari bangunan ini dapat dilihat dari bentuknya. Dapat dilihat bahwa bentuk menara ini tidak biasa, berbeda dengan bentuk bangunan pada umumnya, karena berbentuk seperti segitiga yang ditumpuk-tumpuk.

Dapat dilihat bahwa arsitek menara ini, dalam membangun menara ini mempunyai konsep imajinasi yang berkaitan dengan teknologi sesuai dengan konsep arsitektur visionary. Menurut Foster + Partners, arsitektur yang membangun menara ini, menara ini dibangun menggunakan 85 persen daur ulang baja dan dirancang untuk mengkonsumsi 26 persen lebih sedikit energi daripada tetangga konvensional. Karena material yang digunakan kebanyakan adalah baja dan kaca, sehingga lebih menunjukkan menara ini lebih berkonsep teknologi maju.



 
                                      
Romantisisme adalah sebuah gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa Barat abad ke-18 pada masa Revolusi Industri. Gerakan ini sebagian merupakan revolusi melawan norma-norma kebangsawanan, sosial dan politik dari Periode Pencerahan dan reaksi terhadap rasionalisasi terhadap alam, dalam seni dan sastra. Gerakan ini menekankan emosi yang kuat sebagai sumber dari pengalaman estetika, memberikan tekanan baru terhadap emosi-emosi seperti rasa takut, ngeri, dan takjub yang dialami ketika seseorang menghadapi yang sublim dari alam. Gerakan ini mengangkat seni rakyat, alam dan kebiasaan, serta menganjurkan epistemologi yang didasarkan pada alam, termasuk aktivitas manusia yang dikondisikan oleh alam dalam bentuk bahasa, kebiasaan dan tradisi. Ia dipengaruhi oleh gagasan-gagasan Pencerahan dan mengagungkan medievalisme serta unsur-unsur seni dan narasi yang dianggap berasal dari periode Pertengahan. Nama “romantik” sendiri berasal dari istilah “romans” yaitu narasi heroik prosa atau puitis yang berasal dari sastra Abad Pertengahan dan Romantik.
Meninjau penjelasan tentang romantisisme diatas, maka arsitektur romantisme adalah suatu konsep dalam perancangan sebuah bangunan arsitektur dengan mengedepankan nilai-nilai estetika yang dapat menjadi sebuah kesan dan mewakili sejarah.

Jika melihat bangunan diatas maka memberikan kesan kepada yang melihatnya. Seperti Taj Mahal di India. Jika kita melihatnya dapat memberikan kesan bahwa banguanan ini identik dengan kerajaa, keagamaan, dan sebuah arti simbolik dari suatu negri. Begitulah arsitektur romantisme dapat memberikan sebuah penekanan estetika dan emosional seperti rasa takut, takjub, dll.

Menilai dari segi fungsi, bangunan ini belum mengedepankan segi fungsi secara total. Karena terlihat sebuah bangunan arsitektur bernuansa estetika yang dapat menimbulkan sebuah kesan.

Dari segi estetikanya sangatlah menonjol. Bentukannya yang fenomenal dan memberikan kesan takjub. Bangunan arsitektur romantisme ini dapat digolongkan pula pada arsitektur gaya art nouveau dan art deco. Karena keduanya memiliki ciri khas bangunan yang memiliki ornamen-ornamen yang memberikan penilaian bangunannya memiliki nilaiestetika.



 
Dalam dunia arsitektur terdapat banyak sekali jenis konsep yang bisa diterapkan dalam sebuah karya arsitektur, salah satunya adalah konsep rasionalisme, yang mulai dikenal pada awal arsitektur modern, yang bermula pada awal abad 16 hingga abad 19. Ada beberapa teori rasionalisme yang dikemukakan, namun dari beberapa teori rasionalisme yang telah dikemukakan semuanya mengacu pada satu maksud yaitu fungsi bangunan. Oleh sebab itu rasionalisme sering disebut juga dengan funsionalisme. Rasionalime dalam karya arsitektur itu sendiri adalah menerapkan konsep rasionalisme ke dalam sebuah bangunan arsitektur secara benar baik dari segi funsional, faktor kenyamanan, maupun estetika. Untuk bangunan publik penerapan konsep rasionalisme dapat ditinjau dari segi arsitektur berdasarkan morfologinya, yaitu: – Spasial : berhubungan dengan ruang. – Stilistiks : berhubungan dengan fasade bangunan. – Struktural : berhubungan dengan struktur yang digunakan oleh bangunan.

Melihat contoh bangunan diatas, dapat kta golongkan menjadi arsitektur modern. Karena bentukannya yang mengikuti fungsi. Oleh sebab itu arsitektur rasioalisme disebut juga fungsionalisme. Bentuk bangunannya yang sederhana tanpa ada ornamen-ornamen menjadikan bangunan ini tergolong modern.

Dinilai dari segi fungsi. Menurut saya, bangunan ini memiliki bentukan yang lebih mendukung pada fungsi bangunan itu sendiri untuk kehidupan. Bentuk dasarnya yang terkesan kotak, maka dilihat dari sisi luar bangunan itu dapat dipastikan bahwa ruangan-ruangannya pun memiliki ukuran yang sangat fungsional. Bangunan seperti ini sangat tepat jika untuk kehidupan lebih nyaman dan aman.

Tetapi jika dinilai dari segi estetika, Menurut saya, bangunan ini minim sekali memiliki kesan keindahan. Karena bentukannya yang cepat menjenuhkan mata. Tidak ada hiasan-hiasan yang menjadikan kesan bagi yang melihat bangunan ini. Bangunan ini bisa saja memiliki nilai estetika yang lebih, jika saja arsitektur lansekapnya mendukung.

Namun jika membangun bangunan ini tepat untuk keadaan sebuah daerah yang padat penduduk. Karena semakin padatnya penduduk, maka dibutuhkan sebuah pembangunan yang vertikal dan fungsional. Tidak mungkin keadaan penduduk yang padat membangun sebuah bangunan rendah dan memanjang. Karena itu memangkas banyak lahan dan mempersempit keadaan.